Dinas Kesehatan Kabupaten
Tanggamus Berkerjasama dengan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu
Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus mengadakan Pertemuan Pengendalian Perizinan
Praktik Tenaga Kesehatan Di Kabupaten Tanggamus pada hari jumat, 28 Juni 2024. Pertemuan
ini menghadirkan 16 Organisasi Profesi yang ada Di kabupaten Tanggamus seperti
: IDI, IBI, PPNI, PAFI, IAI, PDGI, IROPIN, PARI, IFI, IAI, IAKMI, HAKLI,
PERSAGI, PPKMI, PARI, dan PTGMI. Dan sebagai Narasumber berasal dari Dinas
DPMPTSP dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus.
“Tujuan pertemuan ini adakah
untuk mensosialisasikan regulasi-regulasi terbaru terkait perizinan Tenaga
Kesehatan serta sosialisasi terkait relaksasi pemenuhan SKP bagi tenaga
Kesehatan yang dalam perpanjangan izinnya belum memenuhi kecukupan SKP dapat
diberikan SIP dengan membuat surat pernyataan sanggup memenuhi kecukupan SKP
sampai tanggal 31 Desember 2024, dan jika tidak dapat memenuhi kecukupan SKP
tersebut bersedia untuk di cabut STR dan SIPnya sementara. Artinya setiap Nakes
harus berusaha memenuhi kekurangan SKP tersebut melalui Plataran sehat, dan
masing-masing tenaga Kesehatan bertanggung jawab terhadap Update data DI
SISDMKnya” demikian disampaikan oleh Yekti Mulyani, S.Si selaku Kepala Bidang
Pelayanan Kesehatan.
Sedangkan dari DPMPTSP
disampaikan oleh Bapak Miftahul Ulum sebagai Kabid Perizinan mengatakan bahwa
mulai tanggal 1 Juli 2024 perizinan tenaga kesehatan di Kabupaten Tanggamus
sudah mulai menggunakan Mall Pelayanan Publik Digital (MPP Digital). “MPP
digital merupakan digitalisasi pelayanan perizinan tenaga Kesehatan. Untuk itu
setiap Tenaga Kesehatan yang akan mengurus SIP atau Perpanjangan SIP harus
sudah menggunakan MPP ini. Silahkan unduh di play store, kemudian diisis data pribadi
masing2. Sekarang semua perizinan langsung ke DPMPTSP, tidak ke Dinas Kesehatan
lagi. Dinas Kesehatan akan mengangani secara teknis, seperti kunjungan ke
sarana melalui DPMPTSP.”
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan
menyampaikan Kembali kepada masing2 perwakilan Organisasi Profesi yang hadir
pada pertemuan ini untuk dapat mensosilisasikan MPP Digital kepada anggotanya.

